Selasa, 07 September 2021

 Bid'ah Menyebabkan Terusir Dari Telaga Nabi

Jangan remehkan bid'ah, karena ini menjadi sebab terusirnya seseorang dari telaga Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

أَنَا فَرَطُكُمْ عَلَى الْحَوْضِ ، لَيُرْفَعَنَّ إِلَىَّ رِجَالٌ مِنْكُمْ حَتَّى إِذَا أَهْوَيْتُ لأُنَاوِلَهُمُ اخْتُلِجُوا دُونِى فَأَقُولُ أَىْ رَبِّ أَصْحَابِى يَقُولُ لاَ تَدْرِى مَا أَحْدَثُوا بَعْدَكَ

"Aku akan mendahului kalian di telaga. Dinampakkan di hadapanku beberapa orang di antara kalian. Ketika aku akan mengambilkan (minuman) untuk mereka dari telaga, mereka dijauhkan dariku". Aku lantas berkata: "Wahai Rabbku, ini adalah umatku". Lalu Allah berfirman: "Engkau sebenarnya tidak mengetahui bid’ah yang mereka buat sepeninggalmu". [HR. Bukhari no.6576]

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

تَرِدُ عَلَيَّ أُمَّتِي الْحَوْضَ وَأَنَا أَذُودُ النَّاسَ عَنْهُ كَمَا يَذُودُ الرَّجُلُ إِبِلَ الرَّجُلِ عَنْ إِبِلِهِ قَالُوا يَا نَبِيَّ اللَّهِ أَتَعْرِفُنَا قَالَ نَعَمْ لَكُمْ سِيمَا لَيْسَتْ لِأَحَدٍ غَيْرِكُمْ تَرِدُونَ عَلَيَّ غُرًّا مُحَجَّلِينَ مِنْ آثَارِ الْوُضُوءِ وَلَيُصَدَّنَّ عَنِّي طَائِفَةٌ مِنْكُمْ فَلَا يَصِلُونَ فَأَقُولُ يَا رَبِّ هَؤُلَاءِ مِنْ أَصْحَابِي فَيُجِيبُنِي مَلَكٌ فَيَقُولُ وَهَلْ تَدْرِي مَا أَحْدَثُوا بَعْدَك

"Umatku menemuiku di telaga dan aku menghalau mereka darinya sebagaimana seseorang menghalau unta orang lain dari untanya". Mereka bertanya: "Wahai Nabi Allah, apakah engkau mengenal kami ?" Beliau menjawab: "Ya. Kalian memiliki tanda yang tidak dimiliki oleh umat yang lain. Kalian menemuiku dalam keadaan putih bersinar karena bekas air wudhu. Dan sungguh sekelompok dari kalian akan diusir dari (telaga) ku, sehingga kalian tidak sampai kepadaku. Lalu aku berkata: "Wahai Rabbku, mereka adalah para Shahabatku". Allah menjawab: "Apakah kamu tahu perkara yang mereka ada-adakan setelah kepergianmu". [HR. Muslim no.247]

Menjelaskan hadits ini, Ibnu Abdil Barr rahimahullah berkata:

مَنْ أَحْدَثَ فِي الدِّينِ فَهُوَ مِنَ الْمَطْرُودِينَ عَنِ الْحَوْضِ كَالْخَوَارِجِ وَالرَّوَافِضِ وَسَائِرِ أَصْحَابِ الْأَهْوَاءِ قَالَ وَكَذَلِكَ الظَّلَمَةُ الْمُسْرِفُونَ فِي الْجَوْرِ وَطَمْسِ الْحَقِّ وَالْمُعْلِنُونَ بِالْكَبَائِرِ قَالَ وَكُلُّ هَؤُلَاءِ يُخَافُ عَلَيْهِمْ أَنْ يَكُونُوا مِمَّنْ عَنُوا بِهَذَا الْخَبَرِ وَاللَّهُ أَعْلَمُ

"Siapapun yang membuat perkara baru dalam agama, merekalah yang diusir dari telaga (di hari kiamat), seperti Khawarij, Rafidhah (Syi’ah) dan pelaku bid’ah lainnya. Begitu pula orang yang berbuat zalim dan meninggalkan kebenaran, serta orang-orang yang secara terang-terangan melakukan dosa besar. Mereka semua dikhawatirkan akan masuk kedalam golongan ini. Wallahu a'lam". (Syarah Shahih Muslim 3:122)

Maka, marilah kita benar-benar beribadah sesuai apa yang dicontohkan dan disampaikan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sebagaimana para Shahabat mengamalkannya.


07 september 2021

Violet Garden, Kranji Bekasi Barat

 Nasibmu Di Alam Kubur dan Akherat Bisa Dilihat Dari Hatimu

Al-Imam Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata

حال العبد في القبر كحال القلب في الصدر، نعيماً وعذاباً، وسجناً وانطلاقاً، فإذا أردت أن تعرف حالك في قبرك، فانظر إلى حال قلبك في صدرك.

Keadaan seorang hamba dalam kuburnya, itu seperti keadaan hatinya yang ada dalam dada. Apakah mendapatkan nikmat ataukah adzab, apakah terpenjara ataukah terbebas, maka jika engkau ingin mengetahui keadaanmu di dalam kuburmu, maka lihatlah kepada keadaan hatimu dalam dadamu

فإذا كان قلبك ممتلئاً بشاشة وسكينة وطهارة، فهذا حالك في قبرك بإذن الله⁣

Maka jika hatimu dipenuhi oleh kebahagiaan, ketentraman dan kesucian (oleh cinta kepada Allah & taat kepada-Nya), maka inilah keadaanmu di dalam kuburmu dengan izin Allah, demikian pula sebaliknya

ولهذا تجد صاحب الطاعة وحسن الخلق والسماحة أكثر الناس طمأنينة

Oleh karena itu, engkau mendapati orang yang taat kepada Allah, berakhlak mulia dan memiliki sifat pemaaf itu adalah orang yang paling tentram & damai hidupnya

فالإيمان يُذهب الهموم، ويزيل الغموم، وهو قرة عين الموحدين، وسلوة العابدين.

Maka iman (cinta kepada Allah & taat kepada-Nya) itu akan menghilangkan kesedihan, melenyapkan kegalauan, dan iman adalah penyejuk hati orang-orang yang bertauhid dan pelipur lara ahli ibadah

⁣من أدام التسبيح انفرجت أساريره، ومن أدام الحمد تتابعت عليه الخيرات، ومن أدام الاستغفار فتحت له المغاليق

Barang siapa yang senantiasa bertasbih niscaya akan terbuka celah-celah kebahagiaan dalam hatinya, Dan barang siapa yang senantiasa bertahmid niscaya akan dilimpahkan kebaikan. Dan barang siapa yang senantiasa beristighfar niscaya akan terbuka untuknya berbagai macam kebuntuan.

[Ad-Daa'u wad-Dawaa' h. 187-188]⁣

selasa 07 september 2021

Violet Garden Kranji, Bekasi Barat